Ancaman Penyakit Otak

Saat ini, hampir setiap orang tersentuh saat melihat penyakit jantung atau kanker, yang mungkin dialami oleh pasangannya, orang tua, anggota keluarga atau teman. Mungkin kita sendiri yang akan terkena salah satu dari penyakit tersebut. Namun, Anda mungkin terkejut saat mengetahui bahwa walaupun dua penyakit mematikam ini akan terus mengambil nyawa banyak orang Amerika Utara, ada satu lagi penyakit yang akan lebih berbahaya. Para ilmuwan memprediksikan bahwa dalam lima belas tahun, orang Amerika Utara akan lebih banyak dibunuh atau dibuat cacat oleh penyakit otak daripada oleh penyakit kanker dan jantung jika jumlahnya digabungkan.

Ancaman Penyakit Otak
Ancaman Penyakit Otak

Selain efek buruk penyakit otak secara pribadi maupun sosial, para periset memperkirakan bahwa dampak ekonomi yang disebabkan masalah yang tengah tumbuh ini akan mencapai tiga puluh miliar dolar setiap tahun. Satu dari tujuh orang saat ini mengidap penyakit otak, dan di Amerika Serikat saja hampir 1,2 juta orang didiagnosis terkena pe-nyakit otak. Jumlah orang yang terkena Alzheimer diperkirakan akan meningkat empat kali lipat dalam lima puluh tahun yang akan datang-naik dari empat juta menjadi empat belas juta. Penyakit pi-kiran lain, yaitu Attention Deficit Disorder (ADD), telah meningkat lima ratus persen hanya dalam lima puluh tahun.

Inilah tujuan Brain Wash. Saat ini, riset membuktikan bahwa kecenderungan genetik hanyalah salah satu prediktor penyakit otak. Faktanya, lebih dari seratus penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan, gizi, dan gaya hidup dapat berperan penting dalam memicu atau mempercepat penyakit-penyakit otak. Para peneliti di Harvard School of Public Health dan Mount Sinai School of Medicine memeriksa data keracunan yang diakibatkan oleh bahan kimia dan mendapati bahwa, dari semua bahan kirnia yang diteliti, ada dua ratus jenis yang dapat merusak otak manusia. Mereka menambah-kan bahwa polutan kimia mungkin sudah merusak otak jutaan anak di seluruh dunia, dan bahwa satu dari enam anak menderita kelainan mental seperti autisme, Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dan lain-lain. Para penulis penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan bahan kimia bersifat toksin secara luas pada industri adalah sebuah pandemik dan bahwa paparan terhadap neurotoksin pada usia anak-anak dapat dihubungkan dengan meningkatnya risiko penyakit otak seperti Parkinson di masa yang akan datang. Peneliti utama dalam penelitian yang mencengangkan ini, Philipp~ Grand-jean, menyatakan: “Anda hanya punya satu kali kesempatan untuk menumbuhkan otak”. Saya akan menambahkan, “Ada hanya punya satu kali kesempatan untuk menumbuhkan dan melindungi otak”.

Untungnya para peneliti terus berusaha membuktikan bahwa faktor zat gizi dan gaya hidup dapat melindungi otak dari kerusakan.

Leave a Comment